Mediatrapnews, Banyuasin – Keluhan kembali mengalir dari masyarakat yang beraktivitas di Pasar Pangkalan Balai. Kondisi pasar yang becek, sempit, dan tak tertata membuat warga mendesak pemerintah untuk mempercepat proses pemindahan ke pasar baru yang sudah lama dijanjikan.Minggu (23/11/2025)
Pantauan di lapangan, jalan utama di dalam pasar dipenuhi genangan air dan lumpur. Para pedagang harus menggelar dagangan di ruang sempit karena lapak saling berhimpitan, sementara warga yang melintas kesulitan berjalan akibat kondisi jalan rusak dan licin. Payung-payung pedagang dan terpal seadanya menjadi peneduh darurat di tengah fasilitas minim.
“Pasar ini sudah tidak layak. Jalannya becek terus, kalau hujan tambah parah. Kami berharap segera dipindah ke pasar baru,” ujar seorang warga yang ditemui di lokasi.
Pedagang pun mengeluhkan hal serupa. Mereka menilai kondisi pasar lama bukan hanya mengganggu kenyamanan pembeli, tetapi juga berdampak pada pendapatan karena masyarakat enggan berbelanja di tempat yang kumuh dan becek.
“Kami sudah lama menunggu kepastian. Kalau memang ada pasar baru, ya cepat dipindahkan. Di sini susah, pembeli banyak ngeluh,” keluh seorang pedagang perempuan.
Warga dan pedagang berharap dinas terkait segera mengambil langkah nyata agar aktivitas ekonomi dapat berlangsung nyaman dan tertata. Pemindahan pasar dinilai menjadi solusi mendesak untuk mengakhiri permasalahan klasik yang saban tahun tak kunjung terselesaikan.
Hingga kini, mereka menunggu respon resmi dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin terkait percepatan relokasi pasar Pangkalan Balai ke lokasi baru. Warga menegaskan, kondisi pasar lama sudah berada pada titik “darurat kenyamanan” dan memerlukan perhatian serius.




