Mediatrapnews, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan, Dr
H. Herman Deru, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memaknai kebijakan efisiensi sebagai bentuk kontribusi nyata kepada negara, tanpa harus mengorbankan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat memimpin apel gabungan dan kegiatan halal bihalal Pemprov Sumsel Tahun 2026/1447 Hijriah di Palembang, Senin (30/3/2026) pagi, usai libur panjang Idulfitri.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pemprov Sumsel tidak akan mengambil langkah efisiensi dengan merumahkan pegawai, karena hal tersebut justru dapat menimbulkan persoalan baru, terutama meningkatnya angka pengangguran.
“Selama kita bisa melakukan efisiensi di bidang lain, tidak perlu mengambil langkah memutuskan hubungan kerja. Itu akan menambah pengangguran dan berdampak luas,” ujarnya.
Selain itu, Herman Deru juga memastikan bahwa pemerintah provinsi tidak melakukan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) maupun tunjangan kinerja (tukin). Karena itu, ia meminta seluruh ASN untuk tetap bekerja optimal dan meningkatkan kinerja.
Dalam suasana halal bihalal yang masih berlangsung, ia juga mengajak seluruh ASN menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat serta meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan publik.
Menurutnya, efisiensi bukan berarti menurunkan kualitas pelayanan, melainkan memastikan pembangunan daerah tetap berjalan secara berkelanjutan, terutama di sektor prioritas seperti infrastruktur.
Usai apel, Gubernur didampingi Sekretaris Daerah dan jajaran kepala OPD melaksanakan halal bihalal bersama seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel.




