Ogan komering ilir

Jembatan Penghubung Desa Kuro Bangsal Terancam Roboh, Inovator Sumsel Tawarkan Solusi Kapal Pencacah Kumpai

Kirim

Mediatrapnews.Com, Ogan Komering Ilir — Kondisi jembatan penghubung Desa Kuro Bangsal, Kecamatan Pampangan, yang menjadi akses utama menuju desa-desa sekitar, kini terancam roboh. Penyebabnya adalah tumpukan tumbuhan kumpai yang menyangkut di bawah jembatan sehingga menghambat aliran sungai,Kamis(25/6/26).

Akibat penumpukan tersebut, aliran air tidak dapat mengalir secara normal. Selain meningkatkan risiko kerusakan jembatan, kondisi ini juga menyulitkan aktivitas para petani yang mengandalkan jalur sungai serta mengganggu mobilitas masyarakat dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jembatan tersebut.

Melihat kondisi tersebut, Inovator Sumatera Selatan, Yudi Pratama, bersama Tim Inovasi SMKN 1 Tulung Selapan, menawarkan sebuah ide inovatif sebagai solusi jangka panjang. Mereka mengusulkan pembuatan kapal pencacah tumbuhan kumpai yang mampu menghancurkan kumpai menjadi potongan-potongan kecil sehingga tidak lagi menyangkut di bawah jembatan.

Menurut tim inovasi, selama ini penanganan hanya dilakukan dengan menghanyutkan kumpai mengikuti arus sungai. Cara tersebut dinilai kurang efektif karena kumpai akan kembali menumpuk dan tersangkut di jembatan berikutnya. Dengan adanya kapal pencacah, diharapkan tumbuhan kumpai dapat dihancurkan langsung di lokasi sehingga aliran sungai kembali lancar, risiko kerusakan jembatan dapat diminimalkan, dan aktivitas masyarakat, khususnya para petani, dapat kembali berjalan normal.

Inovasi ini diharapkan mendapat perhatian serta dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar dapat diwujudkan sebagai solusi nyata dalam mengatasi permasalahan penumpukan tumbuhan kumpai di wilayah sungai Kabupaten Ogan Komering Ilir.(Yadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *