Batang hari Daerah

Menembus Batas-Batasan Kisah Pemuda Desa Terpencil Yang Kini Jadi Dosen

Kirim

Mediatrapnews, Batang Hari – Keterbatasan ekonomi dan letak geografis yang terisolir bukan menjadi penghalang bagi seorang untuk meraih mimpi tinggi ( M. Zuriansyah) seorang pemuda asli dari Desa Terpencil di Batu Sawar, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi kini membuktikan mampu bersaing dan sukses menjadi Dosen tetap di salah satu Universitas MPi dan Staf Lembaga Penjamin Mutu STIT Al-Wafi Bogor (Jabar)

Perjalanan hidup M. Zuriansyah untuk mencapai posisinya saat ini penuh dengan perjuangan berliku. Lahir dan besar di wilayah yang minim akses listrik dan internet dimasa kecilnya

Perjalanan pendidikan M. Zuriansyah tidak dapat dipisahkan dari lingkungan pesantren. Ia menempuh pendidikan di pondok pesantren Zulhijjah di tempat itu ia membangun fondasi keilmuan agama sekaligus belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan kehidupan bersama

Lingkungan pesantren bagi M. Zuriansyah memberikan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu agama saja, tetapi juga pembentukan karakter dan disana pendidikan di pahami sebagai proses yang menyatukan pengetahuan, pembiasaan, keteladanan dan pengabdian

Dulu jangankan memikirkan kuliah bisa lulus SMA saja sudah menjadi keajaiban bagi anak-anak di desa kami. Ujar M. Zuriansyah Jebolan Pondok Pesantren Zulhijjah Muara Bulian saat berbincang dengan Awak Media melalui telpon selulernya. Selasa (13/10/2026)

Namun tekadnya yang kuat membawanya merantau ke kota besar (Jakarta) dengan bermodalkan mengajar Agama dan Al-Qur’an di IMS Khalifah Bintaro 2 Primary School di Jakarta. Ditengah gegap gempita dan tingginya biaya untuk menyambung hidup dan beli buku dan juga untuk menutupi kekurangan kiriman dari orang tuanya (Ayah) sebagai guru biasa disalah satu SD Negeri Desa Batu Sawar dan memiliki seorang ibu selaku ibu rumah tangga

M. Zuriansyah dengan santun dan santai mengatakan perjuangan membuahkan hasil manis. Setelah menyelesaikan studi pasca sarjananya dan melangsungkan ikut test dan lulus menjadi dosen tetap di suatu universitas MPI dan Staf Lembaga Penjamin Mutu STIT Al-Wafi Bogor (Jabar)

M. Zuriansyah masih berkeinginan untuk terus belajar juga tercermin dalam langkahnya mengikuti seleksi beasiswa pendidikan kader ulama LPDP untuk jenjang doktoral bidang ilmu Al-Qur’an dan tafsir di institut PTIQ Jakarta

Dalam proses tersebut M. Zuriansyah telah dinyatakan lulus seleksi administratif. Pencapaian ini menjadi salah satu tahap penting dalam upayanya melanjutkan pengembangan keilmuan kejenjang yang lebih tinggi. Kata M. Zuriansyah

Kisah Zuriansyah menjadi tamparan sekaligus motivasi bagi generasi muda. Ia membuktikan bahwa latar belakang asal tidak menentukan masa depan seseorang, asalkan ada kerja keras dan konsistensi yang menyertainya. Sebut M. Zuriansyah. S.Pd. M.Pd

(WHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *