RAMBUTAN, Mediatrapnews — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang responsif gender serta memberikan perlindungan optimal bagi perempuan dan anak.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Advokasi dan Penguatan Jejaring Lintas Sektor dalam Penyediaan Data Gender dan Anak Tahun 2026 yang secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., bersama Kepala Dinas P2PAP2KB Banyuasin, Rohani, S.S., M.Si., di OPI Indah Hotel, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas P2PAP2KB Kabupaten Banyuasin ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam menghadirkan data gender dan anak yang akurat, lengkap, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sambutannya, Sekda Erwin menegaskan bahwa penyediaan data gender dan anak bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan kewajiban pemerintah dalam mendukung terwujudnya kesetaraan gender dan perlindungan perempuan serta anak.
Menurutnya, data yang akurat dan mutakhir merupakan fondasi penting dalam merumuskan kebijakan, menentukan program prioritas, hingga mengevaluasi keberhasilan pembangunan daerah.
“Isu gender dan anak ini bukan hanya tren, tetapi menjadi sesuatu yang wajib untuk dilaksanakan. Karena itu, data harus tercatat dan terdokumentasi dengan baik serta didukung bukti yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Erwin.
Ia juga menyoroti pentingnya ketersediaan data yang mampu menggambarkan kondisi kesetaraan gender di Kabupaten Banyuasin, termasuk keterlibatan perempuan dalam berbagai posisi strategis, baik di lingkungan pemerintahan maupun lembaga legislatif.
Menurutnya, melalui data yang terukur, pemerintah dapat melihat sejauh mana keterwakilan dan peran perempuan dalam pembangunan, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih perlu mendapatkan perhatian.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan, Yulia Rhamadini, S.Kom., M.Si., selaku Kepala Bidang Data dan Informasi Gender dan Anak, serta Gusti, S.Kom., selaku Plt. Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banyuasin.
Melalui forum advokasi ini, para peserta diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari proses pengumpulan, validasi, pemutakhiran hingga pemanfaatan data gender dan anak.
Dengan demikian, data yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen pelengkap, tetapi benar-benar menjadi instrumen penting dalam menentukan arah kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih inklusif, terukur, serta tepat sasaran.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk memastikan bahwa perempuan dan anak mendapatkan perhatian yang proporsional dalam setiap tahapan pembangunan daerah.




