Mediatrapnews, Pali – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berpihak pada kepentingan rakyat dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Penegasan tersebut disampaikannya saat meninjau peningkatan Jalan Simpang Benakat Minyak hingga batas Kabupaten Musi Banyuasin (K.77) di Kabupaten PALI, Selasa (16/12/2025).
Peninjauan ini dilakukan sebagai rangkaian kunjungan kerja Gubernur Sumsel di PALI, setelah sebelumnya meresmikan Jembatan Tumpang Sari di Kecamatan Talang Ubi. Ruas jalan Benakat–Muba menjadi salah satu proyek strategis yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap mobilitas dan ekonomi masyarakat.
Dalam arahannya, Herman Deru mengapresiasi kepemimpinan Bupati PALI yang dinilainya memiliki keberanian untuk berinovasi dan membangun daerah secara terukur. Ia menyebut, pola pembangunan yang diterapkan di PALI menunjukkan keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat.
“Aspirasi rakyat harus menjadi prioritas. Pembangunan jangan hanya mengikuti selera pemimpin, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya Musrenbang sebagai wadah resmi penyerapan aspirasi masyarakat. Menurutnya, hasil Musrenbang harus dikaji secara serius dan dijadikan dasar penyusunan kebijakan pembangunan dalam RPJMD.

Sebagai koordinator di tingkat provinsi, Herman Deru menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel secara rutin melakukan evaluasi terhadap APBD kabupaten/kota. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan agar setiap program pembangunan tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
Gubernur juga menyoroti perubahan kebutuhan masyarakat seiring meningkatnya kesejahteraan. Peningkatan kepemilikan kendaraan, kebutuhan akses digital, serta tingginya minat masyarakat terhadap ibadah haji dan umrah menjadi indikator berkembangnya kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Ia turut menjelaskan dampak positif pembangunan jalan yang kini telah tembus hingga Musi Rawas. Jika sebelumnya akses tersebut tidak tersedia sejak era kolonial, kini perjalanan dapat ditempuh lebih cepat dan nyaman, meski diiringi dengan meningkatnya kebutuhan fasilitas pendukung.
Menatap tahun 2026, Herman Deru berharap pembangunan di PALI dapat menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia mendorong pembangunan Kantor Bupati PALI sebagai simbol pelayanan publik yang sederhana, fungsional, dan mudah diakses masyarakat.
“Efisiensi anggaran silakan dilakukan, tetapi jangan sampai menyentuh hak pegawai. Semangat aparatur dan masyarakat harus tetap dijaga,” pesannya.
Bupati PALI Asgianto menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Sumsel, khususnya melalui bangubsus yang dialokasikan untuk peningkatan Jalan Benakat dan sejumlah ruas jalan lainnya. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi pembangunan secara terbuka kepada masyarakat.
Pada tahun anggaran 2025, bangubsus yang disalurkan Pemprov Sumsel untuk pembangunan PALI mencapai Rp72,5 miliar dan dimanfaatkan untuk peningkatan berbagai infrastruktur jalan strategis demi mendukung percepatan pembangunan daerah.




