BANYUASIN, MEDIATRAPNEWS – Desa Rantau Harapan, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, mulai merasakan manfaat nyata dari Program Kegiatan Usaha Produktif (KUP) kemitraan PT Sawit Mas Sejahtera.
Melalui peternakan ayam petelur yang dikelola Kelompok Usaha Bersama (KUB), sebanyak 1.000 ekor ayam kini mampu menghasilkan sekitar 80 kilogram telur setiap hari, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di luar sektor perkebunan.
Program ini hadir sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi desa. Selama ini, mayoritas warga menggantungkan penghasilan dari kebun karet dan kelapa sawit.
Kehadiran usaha peternakan ayam petelur diharapkan menjadi alternatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Biasanya penghasilan masyarakat di sini berasal dari perkebunan karet dan sawit, melalui peternakan ayam petelur ini, kami berharap muncul sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi warga,” ujar Yolanda dari Tim Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat PT Sawit Mas Sejahtera saat ditemui di lokasi.
Menurut Yolanda, perusahaan tidak hanya memberikan bantuan berupa kandang, bibit ayam, dan pakan, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan serta pendampingan agar mampu mengelola usaha secara mandiri.
“Kalau hanya memberikan bantuan fisik tanpa pendampingan, masyarakat yang baru memulai usaha tentu akan menghadapi banyak kendala. Karena itu kami menghadirkan tenaga ahli yang mendampingi selama sekitar delapan bulan. Secara keseluruhan, program ini akan terus dimonitor selama tiga hingga lima tahun agar benar-benar berkembang,” jelasnya.
Hasil produksi peternakan kini mulai diserap pasar. Selain memenuhi kebutuhan warga Desa Rantau Harapan, telur juga dipasarkan untuk berbagai acara seperti hajatan dan pesta pernikahan, dijual kepada pengepul, hingga memenuhi permintaan dari desa-desa sekitar seperti Pengumbuk dan Betung.
Tak hanya menghasilkan telur, program ini juga mengedepankan konsep pertanian terpadu. Limbah kotoran ayam dimanfaatkan sebagai pupuk kompos yang kemudian digunakan untuk mendukung budidaya tanaman hortikultura milik masyarakat.
“Jadi manfaatnya tidak hanya dari hasil telur, tetapi juga mendukung sektor pertanian melalui pemanfaatan kompos dari kotoran ayam,” tambah Yolanda.
Sementara itu, Kepala Desa Rantau Harapan, Ilin Sumantri, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi pelaksanaan Program Kegiatan Usaha Produktif.
“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Desa Rantau Harapan.
Kami berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Sarana dan pakan sudah disiapkan, tinggal bagaimana kami mengelola sumber daya manusia serta administrasinya agar usaha ini terus berkembang,” katanya.
Ilin menegaskan, program tersebut tidak membebani masyarakat dengan sistem cicilan maupun pengembalian modal. Fokus utama adalah memastikan usaha dapat berjalan dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Dengan berdirinya peternakan ayam petelur yang dilengkapi papan nama Program Kegiatan Usaha Produktif Kemitraan PT Sawit Mas Sejahtera, Desa Rantau Harapan kini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dapat melahirkan usaha produktif yang mendorong kemandirian ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Banyuasin.



