Banyuasin

Perkuat Pengelolaan Sampah, Wabup Netta Tegaskan Pembenahan TPA Terlangu

Kirim

Banyuasin, Mediatrapnews – Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., meninjau langsung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Terlangu di Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III, Senin (27/7), sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam memperkuat tata kelola persampahan yang lebih tertata, modern, dan ramah lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Netta didampingi sejumlah kepala perangkat daerah dan perwakilan OPD terkait, Camat Banyuasin III, Kepala Desa Terlangu, serta para petugas TPA. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mengevaluasi langkah-langkah pembenahan yang perlu segera dilakukan.

Wabup Netta menegaskan bahwa penataan kawasan TPA menjadi salah satu prioritas, mulai dari perbaikan akses jalan hingga pengelolaan timbunan sampah agar tidak menimbulkan pencemaran maupun mengganggu masyarakat sekitar.

“Ke depan akses jalan menuju TPA akan kita koordinasikan dengan Dinas PUPR. Tumpukan sampah harus terus dirapikan, dipindahkan ke area yang telah disiapkan, kemudian ditimbun dengan tanah sehingga tidak mencemari lingkungan maupun mengganggu masyarakat sekitar,” tegas Netta.

Selain pembenahan fisik, Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga berharap mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat dalam menghadirkan teknologi pengolahan sampah yang lebih modern sehingga proses pengelolaan dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami berharap Pemerintah Pusat dapat membantu Kabupaten Banyuasin dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah. Selain itu, akan dilakukan penataan kawasan TPA, termasuk pembukaan lahan (land clearing) dan pembuatan saluran agar pengelolaan sampah menjadi lebih tertata dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin, Dr. Zazili Mustopa, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di TPA Terlangu akan terus ditingkatkan melalui penerapan metode sanitary landfill secara bertahap. Sistem tersebut dinilai mampu mengurangi bau, menekan risiko pencemaran, serta meningkatkan kualitas pengelolaan sampah.

“Sampah yang masuk ke TPA akan dikelola menggunakan sistem sanitary landfill secara bertahap sehingga dapat mengurangi penyebaran bau yang selama ini dikeluhkan masyarakat di sekitar lokasi,” jelas Zazili.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin telah menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kementerian terkait guna memperoleh dukungan teknologi pengelolaan sampah yang lebih modern.

“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Kementerian terkait. Insyaallah, kami akan terus berupaya agar Kabupaten Banyuasin memperoleh dukungan teknologi pengelolaan sampah yang lebih modern sehingga pengelolaan TPA dapat dilakukan secara optimal, efektif, dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya untuk terus membenahi sistem pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, nyaman, dan bebas dari pencemaran demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *