Banyuasin

939 Warga Binaan Lapas Banyuasin Terima Remisi HUT RI ke-81, 19 Orang Langsung Bebas

Kirim

BANYUASIN, MEDIATRAPNEWS – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kelas IIA Banyuasin berlangsung penuh makna. Sebanyak 939 warga binaan menerima Remisi Umum Tahun 2026, termasuk 19 warga binaan yang langsung menghirup udara bebas pada momentum kemerdekaan, Senin (17/8/2026).

Penyerahan remisi berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Banyuasin dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuasin. Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi dilakukan langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Dr. Tetra Destorie, Amd., IP, S.Sos., M.H.

Turut hadir Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, S.P., Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rais, S.M., Dandim 0430 Banyuasin Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., Kajari Banyuasin Erni Yusnita, S.H., M.H., serta Sekda Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Tetra Destorie memaparkan kondisi Lapas Kelas IIA Banyuasin yang hingga kini masih menghadapi persoalan kelebihan kapasitas. Dengan kapasitas hunian hanya 522 orang, jumlah penghuni saat ini mencapai 1.271 orang, terdiri dari 1.037 narapidana dan 234 tahanan.

Dari keseluruhan penghuni, perkara narkotika masih mendominasi dengan 658 orang atau sekitar 52 persen. Kemudian kasus pencurian sebanyak 266 orang atau 21 persen, serta perkara perlindungan anak sebanyak 97 orang atau 8 persen.

Meski berada dalam kondisi over kapasitas, Lapas Banyuasin tetap berupaya menjalankan berbagai program pembinaan.

“Kami melaksanakan pembinaan kepribadian, kesadaran beragama, peningkatan intelektual, senam, konseling, kesadaran berbangsa dan bernegara melalui pramuka, hingga bimbingan kesehatan,” ujar Tetra.

Selain pembinaan kepribadian, warga binaan juga mendapatkan pembekalan keterampilan melalui program kemandirian di bidang konveksi, perkebunan, perikanan dan peternakan. Bahkan, program Sekolah Paket saat ini telah diikuti oleh 24 warga binaan.

939 Warga Binaan Dapat Remisi

Berdasarkan data yang dibacakan Syarifah Anjani dari Sub Seksi Registrasi, sebanyak 920 warga binaan mendapatkan Remisi Umum I.

Rinciannya, remisi satu bulan diberikan kepada 112 orang, dua bulan 206 orang, tiga bulan 224 orang, empat bulan 205 orang, lima bulan 123 orang dan enam bulan 50 orang.

Sementara itu, 19 warga binaan menerima Remisi Umum II yang sekaligus membuat mereka dapat mengakhiri masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat.

Remisi Umum II tersebut terdiri atas remisi dua bulan untuk tiga orang, tiga bulan tujuh orang, empat bulan satu orang dan enam bulan dua orang.

Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan bahwa pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk penghargaan bagi warga binaan yang telah mengikuti proses pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku.

Ia berpesan khusus kepada 19 warga binaan yang bebas agar menjadikan pengalaman selama berada di lapas sebagai pelajaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Jadilah pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat dan terapkan pembinaan yang telah diterima selama berada di lapas,” pesan Askolani.

Jadi Momen Perpisahan Kalapas Tetra

Penyerahan remisi tahun ini juga menjadi momen emosional bagi Kalapas Tetra Destorie. Setelah kurang lebih 1 tahun 8 bulan mengabdi di Banyuasin, ia akan menjalankan amanah baru sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Lampung.

Tetra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Forkopimda serta seluruh pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan tugas dan pembinaan di Lapas Banyuasin.

Selama bertugas, Lapas Kelas IIA Banyuasin juga berhasil meraih tiga piagam penghargaan terbaik dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Polisi Purn. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H.

“ Saya telah mengabdi di Banyuasin kurang lebih 1 tahun 8 bulan dan selanjutnya mendapat amanah baru memimpin Lapas Kelas IIA Metro, Lampung,” kata Tetra.

Bupati Askolani pun menyampaikan ucapan selamat kepada Tetra atas amanah barunya. Ia berharap pengalaman selama memimpin Lapas Banyuasin dapat menjadi bekal untuk menjalankan tugas di tempat yang baru.

Suasana peringatan HUT RI ke-81 di Lapas Banyuasin kemudian semakin semarak dengan penampilan band yang seluruh personelnya merupakan warga binaan. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan berlangsung aman serta kondusif hingga pukul 12.45 WIB.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang kesempatan untuk berubah, memperbaiki diri, dan kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *