Batang hari Bogor Jawa Barat Daerah

Dari Desa Desa Batu M. Zuriansyah Merawat Menuju Dunia Akademik Mimpi Melalui Pendidikan dan Pengabdian

Kirim

Mediatrapnews, Batang Hari – Lahir dan tumbuh Besar di Desa Batu Sawar yaitu Desa terpencil di Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi M. Zuriansyah memahami bahwa kesempatan untuk memperoleh pendidikan berkualitas tidak selalu hadir dalam keadaan yang mudah M. Zuriansyah mengatakan kepada Awak Media melalui telpon selulernya. Minggu (11/10/2026)

M. Zuriansyah tumbuh dari keluarga sederhana mempunyai seorang ayah yang berprofesi guru sekolah dasar negeri dan seorang ibu sebagai ibu rumah tangga, ia belajar sejak dini bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk memperbaiki kehidupan dan memperluas kesempatan masa depan

Pengalaman masa kecil tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk cara pandangnya terhadap pendidikan. Keterbatasan sarana belajar, sumber bacaan dan akses terhadap pendampingan akademik yang ia lihat di lingkungan tempat tumbuhnya menumbuhkan keyakinan bahwa pendidikan tidak boleh hanya menjadi hak bagi mereka yang memiliki banyak fasilitas. Pendidikan harus menjadi ruang yang membuka peluang untuk membangun kemandirian dan menghadirkan perubahan bagi masyarakat

Keyakinan itu kemudian menjadi fondasi perjalanan hidupnya. Bagi M. Zuriansyah mimpi bukan sekedar sesuatu yang dibayangkan melainkan cita-citanya yang harus diperjuangkan melalui proses belajar kedisiplinan, keberanian mengambil kesempatan dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri

Pesantren Menjadi Titik Awal Pembentukan Karakter. Perjuangan M. Zuriansyah tidak dapat dilepaskan dari lingkungan pesantren dan ia menempuh pendidikan di pondok pesantren Zulhijjah dari tempat ini ia membangun fondasi keilmuan agama, tetapi juga pembentukan karakter dari sana pendidikan dipahaminya sebagai proses yang menyatukan pengetahuan, pembiasaan, keteladanan dan pengabdian

Menurut M. Zuriansyah kecintaannya terhadap Al-Qur’an kemudian berkembang menjadi bagian penting dari perjalanan akademik dan profesionalnya. M. Zuriansyah menekuni pembelajaran Al-Qur’an, Tilawah, Tahsin, Tahfiz serta kajian keislaman, ketertarikan tersebut tidak berhenti pada pengembangan kemampuan pribadi, akan tetapi berlanjut pada keinginannya membimbing orang lain agar dapat belajar dan berkembang

Pengalaman mengukir mengikuti berbagi kegiatan pendidikan dan keagamaan juga mengajarkannya bahwa prestasi membutuhkan proses panjang dan kemampuan tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui latihan, kesabaran, konsisten dan bimbingan yang tepat, nilai-nilai itulah yang kelak M. Zuriansyah bawah ketika menjalani peran sebagai guru pembina Al-Qur’an

Keinginan memperluas pengetahuan membawanya untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas PTIQ Jakarta tahun 2019, M. Zuriansyah memulai pendidikan sarjana dalam bidang pendidikan Agama Islam dan menyelesaikannya pada tahun 2023, kemudian melanjutkan studi magister manajemen pendidikan Islam di perguruan tinggi yang sama menuntaskannya pada tahun 2025

Perjalanan akademik tersebut mempertemukannya dengan berbagai pemikiran mengenai pendidikan Islam, pengelolaan lembaga pendidikan, kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pembelajaran

Bagi M. Zuriansyah untuk melanjutkan pendidikan bukan sekedar upaya memperoleh gelar akademik, ia ingin memahami bagaimana pendidikan tersebut membantunya membangun jejaring, melatih kepemimpinan serta memahami bahwa pengembangan diri membutuhkan keterbukaan gagasan dan pengalaman orang lain

M. Zuriansyah juga menyadari bahwa perjalanan dari daerah menuju pusat pendidikan tidak serta merta menghilangkan berbagai tantangan, namun setiap pengalaman menjadi kesempatan untuk belajar dan memperluas pandangan tentang masa depan, dari proses itulah tumbuh keyakinan bahwa asal usul seseorang tidak seharusnya menjadi batas bagi cita-citanya. Latar belakang justru dapat menjadi sumber motivasi untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dan memberikan manfaat yang lebih luas

Dari ruang kelas hingga pembinaan Al-Qur’an. Setelah menempuh pendidikan tinggi, M. Zuriansyah semakin mengukuhkan langkah di dunia pendidikan dan memiliki pengalaman mengajar di madrasah, pesantren, sekolah serta terlibat dalam kegiatan akademik di perguruan tinggi

M. Zuriansyah pernah mengajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Sabilul Huda, Pondok Pesantren Minhajus Sa’adah serta pendidikan Al-Qur’an di Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari dan pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dirinya sebagai pendidik yang memahami pentingnya pendekatan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik

Dari perjalanan berikutnya, M. Zuriansyah mengajar Pendidikan Agama Islam dan Ismuba di SMP Muhammadiyah I Jakarta serta menjalankan peran sebagai pendidik Agama dan Al-Qur’an di IMS Khalifah Bintaro 2 Primary School dan M. Zuriansyah juga pernah mendapatkan pengalaman akademik sebagai Asisten Dosen di Fakultas Tarbiyah Universitas PTIQ Jakarta

Setelah melalui perjalanan panjang, M. Zuriansyah salah seorang anak dari Desa Terpencil di Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi kini menjadi sebagai dosen tetap MPI dan Stap Lembaga Penjamin Mutu STIT Al-Wafi Bogor Jawa Barat, M. Zuriansyah melanjutkan perjalanan dengan harapan dapat mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan Islam yang lebih berkualitas dan pada saat yang sama, M. Zuriansyah tetap menempatkan literasi, penelitian dan pembinaan Al-Qur’an sebagai bagian dari ruang pengabdian yang ingin terus di kembangkan

M. Zuriansyah mengatakan keberhasilan pendidikan tidak diukur dari seberapa tinggi mencapai posisi akademik, akan tetapi juga seberapa besar ilmu dan pengalaman yang dimilikinya dapat digunakan untuk membuka kesempatan bagi orang lain

Dari Desa Terpencil yaitu Desa Batu Sawar di Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi perjalanan itu terus berlanjut bukan semata-mata untuk meraih pencapaian pribadi melainkan untuk merawat keyakinan bahwa pendidikan ketika dijalani dengan kesungguhan dan pengabdian dapat menjadi jalan perubahan yang lebih luas. Sebut M. Zuriansyah. S.Pd. M.Pd

(WHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *