MediaTrapNews, Batanghari – Keakraban Keluarga Besar Satu Keturunan (Silsilah) Sangat Penting Dalam Banyak Budaya, Termasuk Budaya Indonesia. Senin (26/05/2025)
Keakraban ini dapat dibina melalui kegiatan seperti pertemuan rutin, Ziarah (Nyekar) ke makam leluhur dan syawalan (Halal Bihalal) keluarga besar dan komunikasi yang baik dan saling menghargai antar anggota keluarga juga berperan penting dalam menjaga keakraban
H. Khairil selaku Ketua Keluarga Besar Ikatan Jurai Baidin (IKJB) mengatakan bahwa Pentingnya Silsilah Keluarga Untuk Menjaga Kebersamaan dan Silsilah Keluarga (atau pohon keluarga), membantu keluarga, memahami hubungan kekerabatan dan sejarah keluarga dan dengan memahami Silsilah, anggota keluarga dapat merasa lebih dekat juga memiliki rasa kebersamaan
Disampaikan oleh Tajudin Ibrahim cucu Baidin, pengetahuan tentang Silsilah dapat mendorong anggota keluarga untuk lebih terlibat dalam kegiatan keluarga dengan pertemuan rutin seperti pertemuan keluarga Besar Ikatan Jurai Baidin (IKJB) dapat memberikan kesempatan bagi anggota keluarga untuk saling berinteraksi dan mempererat tali silaturahmi dengan menziarahi makam leluhur merupakan bentuk penghormatan dan dapat memperkuat rasa syukur serta kebersamaan dalam keluarga begitu pula syawalan setelah lebaran dapat mempererat tali silaturahmi dan memperluas jaringan kekerabatan
Begitu juga sebaliknya dikatakan oleh Hotman Suhardin cucu Baidin komunikasi yang terbuka dan jujur antar anggota keluarga dapat mencegah terjadinya kesalah pahaman dan meningkatkan keharmonisan dengan saling menghargai perbedaan antar anggota keluarga dapat menciptakan suasana yang nyaman dan saling mendukung
Silsilah membantu kita mengetahui sejarah keluarga, siapa saja yang menjadi leluhur dan bagaimana mereka terkait dengan kita dengan mengetahui silsilah, kita lebih memahami hubungan kita dengan anggota keluarga yang lain dan menjaga hubungan yang baik
Dengan mengetahui posisi kita dalam silsilah, kita bisa lebih memahami peran kita dalam keluarga dan bagaimana kita berkontribusi pada keluarga
Nabi Muhammad memiliki silsilah keturunan yang panjang, yang dapat dilacak hingga Nabi Adam dan silsilah ini menunjukkan bagaimana Nabi Muhammad terkait dengan Nabi-nabi lain dan bagaimana garis keturunannya dilestarikan. (Wahidin Ibrahim)




