Banyuasin, Mediatrapnews – Rabu, 2 September 2026 HUT ke-81 Kejaksaan RI tahun ini dirayakan Kejaksaan Negeri Banyuasin tidak cuma dengan upacara. Dari kebun melon di halaman kantor sampai pasar murah, jajaran Adhyaksa turun langsung menyapa warga.
Mengusung tema _“Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”_, Kejari Banyuasin merangkai kegiatan selama hampir dua pekan. Seremonial ada, sosial ada, edukasi ada.
*Diawali Panen Melon di Kebun Kantor*
Rangkaian dibuka dengan panen buah melon di kebun belakang Kantor Kejari Banyuasin. Seluruh pegawai dan PPNPN ikut serta. Panen sederhana ini jadi simbol kebersamaan sebelum masuk ke agenda-agenda berat.
*Cegah Korupsi, Kejari Gandeng Bupati dan OPD*
Pada 20 Agustus 2026, Kejari menggelar sosialisasi pencegahan korupsi di Graha Sedulang Setudung. Narasumber Ranu Miharja, S.H., http://M.Hum. Hadir Bupati Banyuasin, Sekda, dan seluruh Kepala OPD.
Kajari Banyuasin Erni Yusnita, S.H., M.H. menegaskan kegiatan ini bukan sekadar teori.
“Kita ingin ini jadi momentum evaluasi tata kelola pemerintahan. Setiap proses harus benar, setiap penggunaan bisa dipertanggungjawabkan, dan hasilnya bermanfaat bagi masyarakat. Tujuannya satu: pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas korupsi,” ujarnya.
*Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap*
Merespons kondisi kabut asap Karhutla di Sumsel, pada 31 Agustus 2026 Kejari membagikan masker dan stiker bertuliskan _“Stop Melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan”_ kepada pengendara di depan kantor.
Aksi spontan ini disambut antusias. Banyak pengendara motor dan mobil berhenti untuk mengambil masker sekaligus mengapresiasi kepedulian Kejari.
Di hari yang sama, Kejari juga memusnahkan barang bukti dari 124 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap. Di antaranya sabu 161,76 gram, 34 butir pil ekstasi, serta barang bukti dari perkara OHARDA, TPUL, pidana anak, dan pidana khusus. Pemusnahan disaksikan Kajari, perwakilan Lapas, Polres, Pengadilan Negeri, Dinkes, dan Pemda Banyuasin.
*Ziarah, Pasar Murah, Hingga Lomba Internal*
Memasuki 1 September, Kajari memimpin upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Banyuasin bersama pegawai dan IAD Daerah Banyuasin sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.
Usai ziarah, halaman kantor Kejari berubah jadi pasar murah. Ada cabai, telur, tepung, bawang, beras, gula, minyak, hingga jajanan UMKM. Tak hanya itu, ada juga pemeriksaan kesehatan gratis dan pelayanan KB gratis. Warga memadati lokasi.
Untuk mempererat internal, digelar juga lomba bulu tangkis, tenis meja, gaple, estafet suit, balon cangkir, dan kaos kaki cerdas yang diikuti pegawai dan PPNPN dengan penuh semangat.
*Puncak: Upacara dan 7 Perintah Harian Jaksa Agung*
Puncak peringatan digelar 2 September 2026 di halaman Kantor Kejari Banyuasin. Kajari Erni Yusnita bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya ia membacakan 7 Perintah Harian Jaksa Agung, mulai dari menanamkan nilai Ketuhanan, mengembalikan marwah Kejaksaan, mendukung program Presiden, hingga meningkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat.
“Melalui rangkaian ini kami ingin memperkuat semangat pengabdian, integritas, dan profesionalisme insan Adhyaksa. Sekaligus mempererat hubungan Kejaksaan dengan masyarakat,” tutup Kajari.
Dari panen melon, edukasi anti korupsi, aksi peduli asap, sampai pasar murah — HUT ke-81 Kejaksaan di Banyuasin membuktikan hukum tidak hanya ditegakkan di ruang sidang, tapi juga dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.




