Mediatrapnews.Com,Ogan Komering Ilir — Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) periode September hingga Desember 2025. Kegiatan digelar di halaman kantor Kejari OKI, Kamis (19/2/2026).
Kepala Kejari OKI, I Gede Widhartama, menegaskan pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan yang wajib dieksekusi secara tuntas dan akuntabel.
“Pemusnahan ini bentuk tanggung jawab kami dalam mengeksekusi putusan pengadilan yang telah inkracht, sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut juga penting untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti serta menjaga stabilitas keamanan wilayah hukum kejaksaan.
“Barang bukti harus dipastikan tidak hilang, tidak disalahgunakan, dan tidak kembali beredar. Ini bagian dari upaya menjaga keamanan serta menekan potensi tindak kejahatan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kejari OKI memusnahkan barang bukti dari 20 perkara narkotika, terdiri dari sabu-sabu seberat kurang lebih 46,411 gram, ekstasi 7 butir dengan berat total 73,303 gram, serta ganja 0,362 gram. Narkotika dimusnahkan dengan cara diblender, dicampur deterjen, lalu dibuang ke saluran pembuangan.
Selain itu, barang bukti dari 3 perkara senjata api berupa 3 pucuk senjata api dan 6 butir amunisi aktif dirusak menggunakan gerinda sebelum dikubur. Sebanyak 19 bilah senjata tajam dari 18 perkara juga dimusnahkan dengan cara dirusak, sementara barang bukti dari 61 perkara lain seperti pakaian dan benda pendukung dimusnahkan dengan dibakar.
Pada kesempatan yang sama, Kejari OKI juga memaparkan capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti sepanjang Januari–Desember 2025 yang mencapai Rp1.236.563.300.
Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki, mengapresiasi komitmen Kejari OKI dalam menjaga integritas penegakan hukum.
“Kami mengapresiasi langkah profesional dan transparan Kejari OKI. Kegiatan ini menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi untuk menjaga keamanan daerah.
“Pemerintah Kabupaten OKI siap terus bersinergi dengan seluruh unsur Forkopimda untuk menekan angka kejahatan dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif,” tutupnya. (Yadi)




