Mediatrapnews, Baturaja – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperkuat pembangunan infrastruktur di Kabupaten OKU dengan memulai peningkatan Jalan Cor Batu Kuning–Kurup. Groundbreaking yang dipimpin Gubernur Herman Deru didampingi Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, SE, pada Senin (1/12/2025) ini menjadi tonggak penting dalam menjawab keinginan warga yang telah lama menunggu peningkatan jalan utama tersebut.
Menurut Gubernur, pembangunan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam merespons persoalan masyarakat. Ia menilai jalan yang layak bukan hanya memudahkan aktivitas, tetapi juga membuka banyak peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa kerusakan jalan tidak lepas dari banyaknya kendaraan bertonase besar yang melintas. Para sopir truk memilih jalur tersebut karena perlintasan kereta api di jalan nasional terlalu rendah untuk mereka lewati.
“Karena perlintasan yang rendah, banyak truk besar memilih jalan kabupaten. Akibatnya, jalan cepat rusak. Karenanya, kita perbaiki agar arus logistik tetap berjalan dan warga bisa beraktivitas dengan nyaman,” ungkapnya.
Gubernur juga menyoroti pentingnya kesadaran pengguna jalan. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran ODOL hanya akan menambah beban pemerintah dalam melakukan perbaikan dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program rekonstruksi berkelanjutan hingga tahun depan. Pemerintah Provinsi Sumsel bertekad menyelesaikan proyek ini secara bertahap agar ruas Batu Kuning–Kurup benar-benar tuntas.
Nilai pembangunan tahap ini mencapai Rp 7 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur jalan sehingga mampu menahan beban kendaraan besar sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan.
Selain memperbaiki jalan, Pemprov Sumsel juga tengah mempertimbangkan solusi jangka panjang terhadap perlintasan kereta api rendah. Herman Deru menyebut akan berdiskusi dengan PT KAI untuk meninjau kemungkinan pembangunan underpass sebagai alternatif.

Bupati OKU Teddy Meilwansyah yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian Pemprov Sumsel. Ia menegaskan bahwa kondisi jalan sebelumnya telah menyulitkan masyarakat dan menimbulkan potensi kecelakaan.
Dalam laporannya, M. Affandi dari PU Bina Marga Sumsel menyebutkan bahwa total anggaran infrastruktur yang digelontorkan untuk Kabupaten OKU mencapai Rp 86 miliar. Terdapat 16 kegiatan pembangunan jalan dan 3 kegiatan sektor SDA.
Dari total anggaran tersebut, Rp 77 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan, sedangkan Rp 9 miliar untuk rehabilitasi irigasi. Untuk ruas Batu Kuning–Kurup, panjang jalan fungsional mencapai 11 kilometer dengan pengerjaan efektif 900 meter menggunakan lebar 7 meter.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemprov Sumsel berharap masyarakat dapat segera menikmati jalan yang lebih baik. Pembangunan infrastruktur yang merata menjadi fokus utama pemerintah dalam mendorong pemerataan kesejahteraan.




