Mediatrapnews, Bengkulu – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Bengkulu resmi dibuka dan berjalan tertib pada hari pertama. Menggantikan skema PPDB sebelumnya, sistem ini mengedepankan prinsip keterbukaan, kepatuhan terhadap aturan, serta pelayanan yang mudah diakses oleh seluruh warga.
Pantauan di lapangan menegaskan kesiapan penuh Dinas Pendidikan Kota Bengkulu beserta sekolah-sekolah penyelenggara. Anggota Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Diknas Kota Bengkulu, Hon Yasmidi, menyatakan bahwa hari pertama ini difokuskan pada pembukaan tiga jalur penerimaan utama.
“SPMB tingkat SMP hari ini resmi dibuka untuk jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur kepindahan atau mutasi. Kami mengimbau seluruh panitia sekolah agar berpegang teguh pada petunjuk teknis yang berlaku, supaya proses penerimaan berjalan sesuai ketentuan dan adil bagi semua calon peserta didik,” tegas Hon Yasmidi.
Ia juga menjelaskan mekanisme pendaftaran yang sudah sepenuhnya berbasis daring. “Sistem pendaftarannya bersifat daring, sehingga bisa diakses kapan saja. Sementara untuk verifikasi berkas langsung di sekolah, pelayanan dibuka setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB,” tambahnya.
Di tingkat satuan pendidikan, SMP Negeri 16 Kota Bengkulu menyatakan kesiapan maksimal dalam menyukseskan SPMB tahun ini. Kepala Sekolah SMPN 16, Akhirman, S.Pd., M.Tpd., menegaskan seluruh tahapan akan dilaksanakan sesuai aturan yang ditetapkan.
“Di SMP Negeri 16, seluruh proses penerimaan mengacu sepenuhnya pada juknis yang berlaku. Hari ini kami melayani pendaftaran untuk tiga jalur yang sama: afirmasi, prestasi, dan perpindahan domisili orang tua/wali,” ujar Akhirman.
Ia juga merinci kemudahan yang disiapkan sekolah agar tidak ada calon peserta yang terhalang akses. “Kami sediakan dua cara pendaftaran. Pertama, secara mandiri melalui gawai masing-masing. Kedua, bisa datang langsung ke sekolah dan akan didampingi oleh operator yang sudah kami siapkan. Layanan ini kami berikan agar semua warga, baik yang sudah paham teknologi maupun yang butuh bantuan, tetap bisa mengikuti proses dengan lancar,” jelasnya.
Sinergi antara tim pengawas dari Dinas Pendidikan dan pihak sekolah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan SPMB kali ini. Dengan pengawasan ketat dan sistem layanan yang fleksibel, Kota Bengkulu menargetkan penerimaan murid baru berjalan jujur, transparan, dan bebas dari penyimpangan apapun.




