Daerah Lubuk linggau

Tinjau Museum Subkoss Garuda Sriwijaya, Gubernur Herman Deru Tegaskan Pentingnya Pelestarian Sejarah

Kirim

Mediatrapnews, Lubuk Linggau – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru melakukan kunjungan kerja ke Kota Lubuk Linggau dengan meninjau Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya, Jumat (26/12/2025) siang.

Kunjungan tersebut menjadi wujud perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap pelestarian sejarah perjuangan bangsa.
Dalam peninjauan tersebut,

Gubernur Herman Deru melihat langsung berbagai koleksi yang tersimpan di museum, mulai dari senjata, dokumen perjuangan, foto-foto bersejarah, hingga kendaraan tempur peninggalan masa Revolusi Fisik, termasuk lokomotif bersejarah.

Gubernur juga mendengarkan penjelasan mengenai peran strategis Sub Komandemen Sumatera Selatan (Subkoss) yang pernah bermarkas di Lubuk Linggau dan memiliki kontribusi besar dalam mempertahankan kemerdekaan di wilayah Sumatera Selatan.

Menurut Herman Deru, museum memiliki peran penting sebagai sarana edukasi sejarah, khususnya bagi generasi muda agar memahami nilai-nilai perjuangan dan menghargai jasa para pahlawan bangsa.

Ia menegaskan bahwa pelestarian sejarah tidak hanya sebatas menjaga bangunan dan koleksi, tetapi juga bagaimana menghadirkan narasi perjuangan yang dapat dipahami dan diminati masyarakat luas.

Oleh karena itu, Gubernur mendorong agar pengelolaan Museum Subkoss Garuda Sriwijaya terus ditingkatkan, baik dari sisi penataan koleksi, penyajian informasi, maupun pemanfaatan teknologi agar museum semakin menarik dan informatif.

“Dengan pengelolaan yang baik, museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan sejarah, tetapi juga destinasi edukasi dan wisata sejarah yang membanggakan daerah,” ujar Herman Deru.
Dalam kunjungan tersebut,

Gubernur Sumsel didampingi Wali Kota Lubuk Linggau Rahmat Hidayat serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Lubuk Linggau.

Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya sendiri dibangun atas prakarsa Gubernur Sumatera Selatan saat itu, Sainan Sagiman, pada tahun 1986 dan diresmikan pada 15 Januari 1988.

Museum ini menjadi pusat informasi sejarah perjuangan Subkoss yang memiliki peran penting dalam Revolusi Fisik di Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *