Banyuasin

Tanam Mangrove di Sungsang IV, Netta Indian: Selamatkan Pesisir dan Wariskan Alam untuk Generasi Mendatang

Kirim

BANYUASIN II, Mediatrapnews –  Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Kali ini, Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., M.M., bersama Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) melakukan penanaman mangrove dan gambut di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam mencegah abrasi dan erosi pantai, menjaga ekosistem pesisir, serta mempertahankan populasi ikan dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan.

Dalam kegiatan itu, Netta didampingi Kepala DLH Banyuasin Dr. Zazili Mustopa, S.E., M.Si., Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, S.E., M.Si., Plt. Kadis Kominfo-SP Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M., Plt. Kepala Dinas Perikanan Rina Kurniaty, S.E., serta Kabid Litbang Bappeda Banyuasin Dr. Defri Adi Saputra, S.STP., M.Si.

Gerakan penanaman mangrove tersebut mendapat dukungan dari masyarakat nelayan Sungsang dan jajaran TNI wilayah Banyuasin. Sinergi ini diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir.

Dalam sambutannya, Netta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPGMN yang telah memilih Kabupaten Banyuasin sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program rehabilitasi mangrove dan gambut.

Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi kawasan pesisir. Selain menjadi benteng alami untuk menahan gelombang laut dan mencegah abrasi, mangrove juga mampu mengikat tanah, mengurangi dampak badai, serta menyerap dan menyimpan karbon dioksida (CO₂) dalam jumlah besar.

“Keberadaan mangrove bukan hanya untuk melindungi kawasan pesisir, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem laut. Akar mangrove menjadi tempat berkembang biaknya berbagai biota laut, termasuk ikan dan kepiting, yang tentunya memberikan manfaat bagi kehidupan para nelayan,” ungkap Netta.

Ia menambahkan, kawasan mangrove yang terpelihara dengan baik juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi ekowisata. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi lingkungan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Netta berharap kegiatan penanaman tersebut tidak berhenti sebatas seremoni, melainkan dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pengawasan agar mangrove yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Ini merupakan warisan yang sangat berharga bagi anak cucu kita. Manfaatnya akan terus dirasakan hingga 10 sampai 15 tahun mendatang, termasuk dalam upaya mengurangi emisi karbon. Kita tanam mangrove hari ini untuk menyelamatkan masa depan bumi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional, Mayjen TNI Sriyanto M.I., menjelaskan bahwa program penanaman tersebut merupakan bagian dari amanat Presiden dalam memperkuat perlindungan dan pelestarian ekosistem mangrove serta gambut di Indonesia.

Ia menyebutkan, Kabupaten Banyuasin menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena memiliki kawasan yang terdampak kebakaran cukup luas.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat desa menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program rehabilitasi lingkungan. Desa harus menjadi garda terdepan dalam melindungi dan melestarikan ekosistem alam.

“Kita akan memastikan kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi komitmen dan perhatian berkelanjutan BPGMN dalam menjaga kelestarian alam di Indonesia,” ujarnya.

Usai kegiatan penanaman, Wakil Bupati Banyuasin bersama rombongan juga meninjau fasilitas Apartemen Kepiting Bakau yang berada tidak jauh dari lokasi kegiatan.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat potensi pengembangan dan pelestarian sumber daya perikanan di kawasan Sungsang, sekaligus memperkuat harapan agar kelestarian mangrove dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *