PALEMBANG, – Warga Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, kembali dibuat resah akibat luapan air dari saluran got yang diduga berasal dari kebocoran pipa. Meski sempat ditinjau langsung oleh Lurah pasca pemberitaan beberapa waktu lalu, warga mempertanyakan tindak lanjut nyata dari pemerintah kelurahan.
Luapan air yang keluar deras dari sela-sela got terlihat jelas pada malam hari, sekitar pukul 23.00 WIB. Air mengalir ke badan jalan, membuat lingkungan menjadi becek, jorok, bahkan licin karena ditumbuhi lumut.
“Saat Lurah turun, itu siang hari, kondisi got kering karena air PDAM belum mengalir. Jadi, apa benar itu kunjungan untuk mencari solusi, atau hanya pencitraan belaka?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga menyampaikan kekecewaan terhadap kelurahan yang dinilai lamban merespons persoalan yang sudah cukup lama dikeluhkan.
“Kalau memang ingin menyelesaikan masalah, kenapa cuma sekali turun ke lokasi? Kami butuh bukti, bukan sekadar foto-foto lalu unggah di media sosial seolah sudah peduli,” imbuhnya.
Mereka berharap, pihak kelurahan tidak tinggal diam. Warga bahkan mengingatkan akan melaporkan permasalahan ini langsung ke Pemerintah Kota Palembang bila tidak ada langkah konkret dari Lurah Kemang Agung.
“Kami bisa menyampaikan langsung ke dinas terkait tanpa lewat Lurah. Tapi kami masih menghargai posisi beliau. Kami ingin tahu, sampai sejauh mana beliau bisa bekerja untuk masyarakat,” tambah warga lainnya.
Mereka juga meminta perhatian serius dari pihak Kecamatan Kertapati, terutama Camat yang baru, agar mengambil alih penanganan jika pihak kelurahan dianggap tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut.
“Percuma ada lurah kalau tidak peduli. Kalau tidak bisa memberi solusi, lebih baik disampaikan ke pihak yang lebih tinggi. Kami tidak segan lapor ke Wali Kota maupun Sekda,” tegas warga.
Permasalahan air got meluap akibat dugaan kebocoran pipa ini bukan sekadar soal kenyamanan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan keselamatan pengguna jalan. Warga berharap perhatian nyata, bukan hanya janji manis.




