Mediatrapnews, Palembang – Sejumlah warga Kertapati mengeluhkan kurang sigapnya Anggota Polsek Kertapati dalam merespons laporan masyarakat terkait aksi tawuran yang terjadi di wilayah mereka, Jumat malam (6/6/2025).
Menurut penuturan Herry Warga setempat, aksi tawuran yang melibatkan sejumlah pemuda dan diduga membawa senjata tajam seperti panah,celurit dan pedang panjang sempat berlangsung di salah satu jalan utama di jalan Kimarogan tersebut. Sayangnya, saat mencoba menghubungi Anggota Polsek, tanggapan yang diterima dinilai tidak memuaskan.
“Saya telpon ke Anggota Polsek, yang angkat Reza. Dia jawab lagi di rumah. Terus dia suruh saya nelpon Hendrik yang katanya piket,” ujar Herry
Tidak hanya itu, Herry juga mengaku telah mencoba menghubungi anggota opsnal Polsek, namun tidak ada yang mengangkat telepon. “Sudah kami coba hubungi beberapa nomor lain, tetap tidak ada yang respon. Padahal jelas-jelas kami laporkan ada tawuran di depan mata,” lanjutnya.
Herry mempertanyakan profesionalisme aparat yang seharusnya bertugas menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas), apalagi mengingat status mereka sebagai abdi negara yang digaji dari pajak rakyat.
“Kalau memang lagi di rumah, harusnya dia (anggota Polsek) segera menghubungi yang piket, bukan malah nyuruh warga untuk cari sendiri. Kami ini warga, bukan polisi,” tegas Herry dengan nada kecewa.
Lebih lanjut, Herry menyayangkan tidak adanya upaya cepat dari pihak berwenang untuk mencegah jatuhnya korban dalam insiden semacam itu.
“Apa harus nunggu sampai ada yang mati baru mereka turun tangan? Ini bukan kali pertama ada tawuran, tapi responnya selalu lambat,” ujarnya.
Beselang berapa menit menghubungi Anggota Polsek yang tak merespon Herry mencoba menghubungi Kapolsek Kertapati Iptu Angga Kurniawan,dengan mengirim pesan Singkat melalui WhatsApp, Kapolsek kertapati merepon cepat, Walau Posisi Kapolsek sekarang tidak sedang di Palembang,”Monitor Kak, Pawas Sudah Monitor Kak Jawab Kapolsek sigap,” Jawab Kapolsek




