Daerah

Alergi Kritik Mafia Minyak: Aktivis Dikeluarkan dari Grup WA Usai Soroti Dugaan Praktik Ilegal

Kirim

Mediatrapnews, PALEMBANG – Upaya mengungkap dugaan praktik mafia minyak di Musi Banyuasin (Muba) memunculkan dinamika baru di ruang diskusi digital. Fitro, seorang aktivis yang aktif menyuarakan isu kerusakan hutan dan illegal drilling, dikeluarkan dari grup WhatsApp diskusi publik oleh Arianto, yang diketahui sebagai Ketua sebuah LSM.

Pengeluaran tersebut terjadi setelah Fitro membagikan sejumlah tautan berita yang menyoroti dugaan keterlibatan pihak korporasi dan oknum organisasi dalam aktivitas minyak ilegal di wilayah Muba.

Langkah ini kemudian memunculkan beragam tanggapan dari kalangan aktivis dan publik.

Fitro menyampaikan kekecewaannya atas tindakan tersebut. Ia menilai ruang diskusi seharusnya menjadi wadah terbuka untuk bertukar informasi, khususnya terkait isu lingkungan yang berdampak luas.

“Saya hanya menyampaikan informasi dan fakta yang beredar terkait kondisi hutan di Muba. Jika kemudian saya dikeluarkan dari grup, biarlah publik menilai sendiri bagaimana sikap yang diambil,” ujar Fitro.

Sejumlah rekan aktivis di Sumatera Selatan juga menyoroti kejadian ini. Mereka menilai bahwa perbedaan pandangan dalam forum diskusi seharusnya disikapi secara terbuka dan bijak, bukan dengan pembatasan partisipasi.

“Ruang diskusi publik idealnya memberi ruang bagi berbagai sudut pandang. Terlebih jika menyangkut kepentingan masyarakat luas seperti isu lingkungan,” ungkap salah satu aktivis.

Peristiwa ini turut memunculkan pertanyaan dari publik terkait independensi dan peran lembaga masyarakat sipil dalam menyikapi isu illegal drilling, khususnya di wilayah Tungkal Jaya.

Meski tidak lagi berada dalam grup tersebut, Fitro menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan isu yang menurutnya penting bagi masyarakat.

“Terlepas dari dinamika yang ada, saya tetap akan menyampaikan informasi terkait kondisi di lapangan. Harapannya, isu ini bisa mendapat perhatian yang lebih luas,” tutupnya.

Kalau mau, saya juga bisa buatkan versi yang lebih “tajam tapi tetap elegan” atau versi headline yang lebih viral.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *