Mediatrapnews, Batang Hari – Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief Mengukuhkan 35 Orang Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 Tahun 2025 Bertempat di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari. (15/08/2025)
Pengukuhan Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dengan ditandai pemasangan pin dan kendit secara simbolis oleh Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief terdiri dari 17 putra dan 18 orang putri
Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief mengatakan dalam sambutannya untuk mencapai kemerdekaan yang sempurna tersebut sudah komitmen pejuang kita bersama
Bagaimana sumberdaya yang diberikan dengan keringat kepada kita di muka bumi ini, di negeri yang kita cintai ini, kita optimalkan sebaik mungkin untuk perombakan bagi bangsa. Kata Fadhil Arief
Adik-adik semua ini akan menggantikan kami yang ada didepan ini, tentunya kami harapkan bahwa adik-adik kedepannya orang yang lebih bebas, orangnya kompak nanti apabila umur kita panjang hidup lebih baik bagi kita semua. Ucap Fadhil Arief
Kita tahu masa pasti berganti, biar diberi kekayaan dari Tuhan berlebih bahwa setiap waktunya akan terjadi perubahan pasti ada memegangnya.
Adik-adik secara logika pasti umurnya lebih panjang daripada kami adik-adik disini jauhi narkoba, jauhi judi online jadilah anak-anak yang berbakti kepada orang tuanya
Pesan Bupati Batang Hari apa yang telah kalian alami sekarang ini bersatu, kompak bersama-sama dalam mengemban tugas menjelang 17 Agustus 2025 jadikan pula satu tuntunan dan keyakinan hidup kalian kelak
Saya doakan kalian menjadi pemimpin, tokoh dan putra-putri terbaik Kabupaten Batang Hari di masa depan. Sebut Fadhil Arief
Ketika kalian mendapatkan peluang dan kesempatan untuk memimpin atau menjadi tokoh-tokoh yang memiliki peran yang penting dan ingat apa yang saya sampaikan hari ini rajutlah kasih sayang, persaudaraan, persahabatan, kerukunan diantara sesama warga bangsa yaitu Bangsa Indonesia yang sama-sama kita cintai ini. Tutup Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief




