Daerah Hukum Jakarta Korupsi Nasional Palembang

Presiden Marah murka karena KPK lamban tindak lanjuti perkara korupsi, Ariefia : laporan Vila Gandus juga lamban

Kirim

Mediatrapnews,Palembang — Presiden Marah murka karena KPK lamban tindak lanjuti perkara korupsi, Ariefia : laporan Vila Gandus juga lamban

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan murka setelah menerima laporan bahwa sejumlah kasus korupsi besar kembali mandek di tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan nada tegas, Prabowo menilai KPK gagal menjalankan tugasnya sebagai lembaga pemberantas korupsi yang seharusnya bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan untuk melindungi pejabat.

Dalam rapat terbatas di Istana, Prabowo disebut mempertanyakan mengapa banyak kasus korupsi yang selalu mental tanpa kejelasan, seolah-olah ada kekuatan besar yang melindungi para pelaku.

Ia bahkan menegaskan, bila KPK tidak mampu memperlihatkan hasil nyata, dirinya tak segan untuk turun langsung atau bahkan mengganti pimpinan KPK agar lembaga tersebut kembali pada jalur yang benar.

Ariefia Hamdani pelapor dugaan korupsi suap dan gratifikasi Vila Gandus ikut merasa prihatin terhadap lambannya proses hukum di KPK, “apa yang di minta KPK berupa dokumen dan keterangan sudah saya penuhi dan tidak ada lagi yang kurang tapi prosesnya sangat lamban”.

“Setiap kali di tanya maka jawabannya sudah di tangan penyidik dan tunggu saja keluar sprindiknya”, lanjut Arifia.

“Apa yang saya sampaikan sudah cukup jelas siapa yang memberikan gartifikasi atau suap dan apa saja bentuk suap yang di berikan”, tegas Arifia.

“Bagaimana korupsi bisa di berantas kalau penindakannya sangat lamban dan selalu mengedepankan pencegahan padahal perbuatan melawan hukum sudah terjadi”, pungkas Arifia Hamdani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *